BINJAI_Reportase Buser Siaga - Tragedi tragis sebuah mobil merk Honda Brio warna Putih menghantam para pedagang dan pengunjung pasar kaget yang beralamat di jalan Jend. Ahmad Yani, Binjai Kota. Minggu malam, (15/03/2026).
Kejadian tersebut menimbulkan kerugian, baik secara materi maupun secara nyawa. Insiden tersebut menghancurkan empat warung tenda dengan kerusakan parah, dan juga adanya 3 orang korban yang harus dilarikan kerumah sakit.
Disaat kejadian, pelaku yang merupakan seorang perempuan, langsung dibawa ke Mapolres Binjai, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Atas kejadian tersebut, banyak reaksi yang bermunculan atas hasil tes urin yang dilakukan kepada pelaku yang hasilnya negatif, "hal yang tidak masuk akal kejadian tersebut hanya berfaktorkan minuman beralkohol, pasti adanya indikasi pengaruh obat-obatan (napza) yang dikonsumsi oleh pelaku", ucap Sekretaris DPD AMPI Kota Binjai, Rizki Mardhatillah saat dikonfirmasi wartawan via seluler. Senin, (16/03).
Lanjut Rizki, "mewakili DPD AMPI Kota Binjai, siap kawal kasus ini, yang sudah menghancurkan ekonomi pedagang Pasar Kaget dan pengunjung. Hal ini sangat tidak dibenarkan, dan tidak boleh ada pembelaan sedikitpun, karena dalam berkendara dengan kondisi mabuk atau faktor Napza bukan unsur ketidaksengajaan", ungkapnya.
"Kelalaian berkendara akibat mabuk alkohol adalah tindak pidana serius yang mengancam nyawa, mengakibatkan penurunan konsentrasi, koordinasi, dan reaksi pengemudi. Berdasarkan UU LLAJ, pelaku dapat dipidana penjara hingga 6 bulan atau denda Rp1 juta, bahkan hingga 12 tahun penjara jika menyebabkan korban jiwa. Efek alkohol membuat pandangan kabur, pengambilan keputusan tidak rasional, dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan fatal", terang Rizki.
Masih katanya, "semoga pihak kepolisian benar benar menegakkan hukum seadil-adilnya, jangan menimbulkan kegundahan orang yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya. Selain menjalani hukuman, pelaku harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pedagang dan pengunjung Pasar kaget atas tragedi yang menyayat hati", tegasnya. Red/Alfin
.jpeg)


Social Header