Breaking News

Issu Kumpul Kebo Kian Marak di Helvetia

 


Reportase Buser Siaga - Medan, Dugaan maraknya issu " kumpul kebo " dilingkungan Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia menjadi issu utama pemberitaan kali ini dari hasil  pembicaraan warga karena  dilingkungan ini menjadi "cemar" Hal inipun  menjadi topik menarik karena berselewiran informasi serta buah bibir dan mengandung berbagai persepsi.

Pengakuan warga yang tidak mau disebut namanya menerangkan pada media Reportase Buser Siaga bahwa media ini adalah mitra pemerintah setempat,  dalam menanggapi permasalahan sosial dan penyakit masyarakat sebagai rentang kendali meluruskan informasi publik, disampaikan  pada Senin (23/03/2026).

Lebih jauh daripada itu diharapkan komunitas pemerhati penyakit masyarakat agar dugaan aksi kumpul kebo ini dapat disampaikan kepada Lurah  Helvetia Tengah untuk dapat meluruskannya meskipun secara teknis  perangkat Kelurahan  dalam hal ini Kepling  Lungkungan 15 dapat  memberikan jawaban  atas pertanyaan warga pada aksi  di atas, namun sampai "saiki ora tuntas" ( bhs.Jawa), celetuk salah seorang warga.

Secara umum penyakit masyarakat memang persoalan klasik, tentunya tidak bisa di biarkan  begitu saja faktanya di lapangan dugaan praktek kumpul kebo di Lingkungan 15 ini masih berlangsung sampai saat ini tutur salah seorang warga ke Reportase Buser Siaga,  yang notabene tidak mau melihat  lingkungan "dicemarin"  oleh warga dengan perilaku tidak senonoh.

"Kalau Kepling tidak bisa menyelesaikan persoalan-persoalan ini warga berharap agar Kepling diganti saja." Ucap salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya. 

Sebab selama ini kinerja sang Kepling tidak maksimal dalam melayani warga dalam menyikapi pelayan bila ada program yang sedang digulirkan pemerintah contohnya pelaksanaan prona (proyek nasional) pembuatan sertipikat tanah, program bansos pada warga yang berhak menerima status ekonomi lemah dalam pembagian sosial kemasyarakatan dan lain lainnya.

Pantauan Reporter Buser Siaga dari lapangan diduga wanita silih berganti masuk ke dalam rumah itu. Ironisnya kesaksian warga lingkungan 15 Jl. Plamboyan di tempat kejadian peristiwa orang tua salah seorang wanita pernah  menggerebek rumah itu untuk memastikan dugaan aksi kempul kebo oleh orangtua  pelaku bersama warga setempat.

Disadur dari laman google data terbaru hingga awal Tahun 2026 Kota Medan, termasuk wilayah Kecamatan Medan Helvetia, mencatatkan rekor angka perceraian yang cukup tinggi di Sumatera.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Medan harus segera menyikapi sketsa masarakat dalam hal ini tanggap mengatasi penyakit masyarakat "kempul kebo" (red)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - REPORTASE BUSER SIAGA | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION